Sepertinya suatu kata yang sangat sederhana dan begitu mudah untuk di ucapkan.
Namun, sudah bisakah kita untuk melaksanakannya dalam kehidupan kita sehari-hari.
Suatu pertanyaan yang mungkin sulit kita jawab dan harus kita pikirkan kembali.
Mungkin begitu mudahnya kita memganggap bahwa kita adalah orang yang paling sabar dan sangat tabah. Anggapan ini muncul saat kita belum mendapatkan cobaan dan musibah.
Tapi pada saat kita menerima cobaan dari ALLAH, apakah kita termasuk kedalam orang-orang yang bersabar,,,?
Sabarkah saya,,,?
Sabarkah Anda,,,?
Sikap sabar memiliki ruang lingkup yang begitu luas.
Bersabar dalam menjalankan semua perintah Allah, semua Sunnah Rasul-Nya dan semua Syariat dalam agama Islam.
Bersabar dalam membina keluarga Sakinah, Bersabar dalam menghadapi pola dan tingkah laku anak-anak kita.
Bersabar dalam bekerja, untuk mencapai cita-cita dan misi perjuangan, dalam menghadapi segala karakter teman-teman kerja, dalam menyikapi setiap masalah yang dihadapkan kepada kita.
Bersabar dalam segala hal...
Dengan bersabar maka kita akan merasa lebih dekat dengan Rabb yang maha kuasa sebagaimana firman-Nya :
Hai orang orang yang beriman jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolong mu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.(Al-baqoroh : 153)
Maka jelaslah bahwa kita sangat-sangat di anjurkan untuk banyak-banyak bersabar karena sikap sabar itu sangat besar dampaknya dalam kehidupan kta sehari-hari.
Terkadang saat kita mempunyai suatu harapan dan misi, kita selalu ingin agar semua harapan itu bisa terwujud secepatnya, Namun yang terjadi justru sebaliknya.
Kita bahkan di paksa untuk menunggu dalam tempo yang tidak bisa dipastikan.
Saat kita dalam situasi seperti ini, sabarkah kita,,,?
Sungguh semuanya hanya rahasia Allah semata, kapan kita akan diberi dan kapan pemberiannya itu akan diambil kembali dari kita terlepas dari diri kita sendiri siap atau tidak itu semua akan tetap terjadi sesuai titah- Nya.
Bila hal ini terjadi pada diri kita yang sangat miskin akan iman, tentulah akan menyebabkan patah semangat dan berburuk sangka pada Allah.
Namun apabila hal ini terjadi pada seorang hamba Allah yang kaya akan iman, yang tawakkal, maka justru sabarlah yang menjadi penawar dalam hatinya.
Padahal kita juga tidak tahu, apakah sesuatu yang kita inginkan itu benar-benar berdampak baik untuk kita atau justru bisa menjerumuskan kita,,,?
Mungkin Allah menyiapkan sesuatu yang lebih baik untuk kita, sehingga Ia menunda apa yang kita minta.
Karena itu berbaik sangkalah kepada Allah, karena semuanya merupakan rahasia-Nya dan Allah tidak pernah memberikan sesuatu yang buruk bagi hamba-hamba-Nya, hanya kita saja yang terkadang sering salah dalam mengartikan pemberian dari-Nya.
Semoga kita termasuk menjadi hamba-hamba Allah yang penyabar dan tawakkal, sehingga Allah senantiasa dekat pada kita. Amin Ya Rabbal Alamin...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar